
Pelatihan Penatalaksanaan Keperawatan Perioperatif Bagi Perawat Kamar Bedah telah diselenggarakan pada tanggal 22–26 April 2026 di Rumah Sakit Umum Bali Mandara. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta yang merupakan perawat dari berbagai rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti proses pembelajaran yang memadukan penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik keterampilan, dan evaluasi kompetensi guna memastikan tercapainya tujuan pembelajaran.
Pelatihan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan partisipatif. Narasumber menyampaikan materi secara sistematis, dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengalaman serta membahas berbagai kasus yang sering dijumpai dalam pelayanan perioperatif. Pada sesi praktik, peserta melakukan simulasi tindakan sesuai standar operasional sehingga mampu mengaplikasikan teori yang telah dipelajari ke dalam praktik pelayanan di kamar bedah.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar keperawatan perioperatif yang mencakup fase preoperatif, intraoperatif, dan pascaoperatif. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembelajaran mengenai penerapan prinsip asepsis dan antisepsis, teknik scrub, penggunaan alat pelindung diri (APD), penanganan instrumen bedah, keselamatan pasien, komunikasi efektif di kamar operasi, serta upaya pencegahan dan pengendalian infeksi.
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu meningkatkan kompetensi dalam memberikan asuhan keperawatan perioperatif sesuai standar profesi, menerapkan prinsip keselamatan pasien, meminimalkan risiko infeksi dan kesalahan prosedur, serta mendukung peningkatan mutu pelayanan di kamar bedah.
LPK Mitra Kasih Training Centre berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pelatihan yang berkualitas sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi tenaga kesehatan. Diharapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan masing-masing sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Manfaat Pelatihan Perioperatif:
- Meningkatkan keterampilan dan profesionalisme tenaga kesehata
- Mengurangi risiko infeksi dan kesalahan prosedur
- Mendukung penerapan standar keselamatan pasien
- Meningkatkan mutu layanan kamar operasi
Pelatihan perioperatif menjadi langkah strategis dalam menciptakan pelayanan bedah yang aman, bermutu, dan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Leave a reply