
Dalam rangka meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian dalam pengelolaan pelayanan farmasi yang efektif, efisien, dan sesuai dengan standar yang berlaku, LPK Mitra Kasih Training Centre telah menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Farmasi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai sistem pengelolaan farmasi, mulai dari perencanaan kebutuhan obat hingga evaluasi penggunaan obat, sehingga mampu mendukung peningkatan mutu pelayanan kefarmasian di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pelatihan Manajemen Farmasi telah diselenggarakan pada 16 – 17 April 2026 di LPK Mitra Kasih Training Centre. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kefarmasian yang berasal dari berbagai rumah sakit, klinik, puskesmas, dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti proses pembelajaran yang memadukan penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, praktik, serta evaluasi kompetensi guna memastikan tercapainya tujuan pembelajaran.
Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam berbagai sesi pembelajaran. Narasumber menyampaikan materi mengenai konsep manajemen farmasi yang dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, serta pembahasan studi kasus yang sering ditemui dalam pengelolaan pelayanan kefarmasian. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai strategi pengelolaan obat yang efektif, pengendalian persediaan, serta penerapan pelayanan kefarmasian sesuai standar.
Materi yang diberikan meliputi konsep dasar manajemen farmasi, perencanaan kebutuhan obat, pengadaan dan penerimaan sediaan farmasi, penyimpanan dan distribusi obat, pengendalian persediaan, pencatatan dan pelaporan, pengelolaan obat berisiko tinggi, penggunaan obat yang rasional, serta upaya peningkatan mutu pelayanan kefarmasian sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku.
LPK Mitra Kasih Training Centre berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pelatihan yang mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di berbagai bidang. Melalui Pelatihan Manajemen Farmasi, diharapkan peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di tempat kerja masing-masing sehingga dapat mendukung terwujudnya pelayanan kefarmasian yang bermutu, aman, dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.
Manfaat Pelatihan :
- Meningkatkan kompetensi tenaga kefarmasian dalam mengelola pelayanan farmasi secara efektif dan efisien.
- Meningkatkan kemampuan dalam perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan distribusi obat sesuai standar.
- Mengurangi risiko kesalahan dalam pengelolaan obat melalui penerapan sistem manajemen farmasi yang baik.
- Mendukung peningkatan mutu pelayanan kefarmasian serta keselamatan pasien di fasilitas pelayanan kesehatan.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengelolaan farmasi sehingga pelayanan kefarmasian dapat berjalan lebih optimal, akuntabel, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Leave a reply