Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien, LPK Mitra Kasih Training Centre telah menyelenggarakan Pelatihan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan program pengendalian resistensi antimikroba secara efektif melalui penggunaan antibiotik yang bijak (antimicrobial stewardship), sehingga dapat menekan laju resistensi antimikroba di fasilitas pelayanan kesehatan.

Pelatihan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) telah diselenggarakan pada tanggal 1 – 5 Juni 2026  di LPK Mitra Kasih Training Centre. Kegiatan ini diikuti oleh tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, serta profesi kesehatan lainnya dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Selama pelaksanaan, peserta mengikuti proses pembelajaran yang memadukan penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, praktik penyusunan strategi PPRA, serta evaluasi kompetensi guna memastikan tercapainya tujuan pembelajaran.

Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman di bidang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba. Peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam mengendalikan resistensi antimikroba melalui penerapan penggunaan antibiotik yang rasional. Selain sesi teori, peserta juga mengikuti diskusi kasus klinis dan praktik penyusunan rekomendasi penggunaan antimikroba berdasarkan kondisi pasien dan hasil pemeriksaan penunjang.

Materi yang diberikan meliputi konsep dasar resistensi antimikroba, kebijakan nasional Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA), prinsip penggunaan antibiotik secara rasional, pembentukan dan peran Tim PPRA, interpretasi hasil pemeriksaan mikrobiologi, surveilans penggunaan antibiotik, pemantauan pola resistensi bakteri, strategi antimicrobial stewardship, audit penggunaan antibiotik, serta implementasi program PPRA di fasilitas pelayanan kesehatan.

LPK Mitra Kasih Training Centre berkomitmen untuk terus menyelenggarakan program pelatihan yang mendukung peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan regulasi di bidang kesehatan. Melalui Pelatihan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA), diharapkan peserta mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di tempat kerja masing-masing, sehingga dapat mendukung pengendalian resistensi antimikroba, meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, dan mewujudkan keselamatan pasien secara berkelanjutan.

Manfaat Pelatihan :

  • Meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga kesehatan dalam penerapan Program Pengendalian Resistensi Antimikroba.

  • Meningkatkan kemampuan dalam menerapkan penggunaan antibiotik secara rasional sesuai dengan indikasi klinis dan pedoman yang berlaku.

  • Mendukung implementasi program antimicrobial stewardship untuk menekan terjadinya resistensi antimikroba di fasilitas pelayanan kesehatan.

  • Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien melalui pengelolaan terapi antimikroba yang tepat, efektif, dan bertanggung jawab.

Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi Program Pengendalian Resistensi Antimikroba di fasilitas pelayanan kesehatan, sehingga penggunaan antibiotik dapat dilakukan secara lebih bijaksana dan memberikan manfaat optimal bagi pasien.

Leave a reply